Jeff

Posts Tagged ‘Bumi’

Nova – Bumi

In Nova on July 1, 2008 at 9:59 am

Previously on Nova… “Terang

Bumi

Suatu hari Bapa-ku memutuskan untuk melakukan sesuatu terhadap Terang dan Cahaya, Ia memisahkan mereka dengan Waktu. Kepada Terang diberikannya waktu Siang, dan pada Gelap diberikannya waktu Malam.

Meskipun demikian, Gelap dan Terang kerap bertengkar memperebutkan hati sang Kosong. Melihat demikian, Bapa-ku membuat sebuah tempat untuk memisahkan mereka dari sang Kosong. Tempat itu bernama Bumi.

Bapa-ku kemudian mengirim Gelap dan Terang ke Bumi bersama-sama dengan Waktu. Kosong kemudian menjadi kesepian lagi dan kerap merinduka kedua sahabatnya yang kerap menimbulkan masalah itu. Hingga saat ini pun Kosong masih tetap merindukan mereka. Sementara Gelap dan Terang pun masih berusaha mengunjungi Kosong bahkan diluar-luar Waktu mereka.

Untuk membuat mereka betah dan kerasan untuk mendiami Bumi, Bapaku menciptakan Air untuk menjadi penegah diatas mereka. Air dengan sifatnya yang senantiasa memenuhi setiap pelosok yang ada, mampu menjadi penghibur yang berkesan bagi mereka.

Namun dengan kehadiran Air yang menyelimuti, Bumi merasa Air terlalu ada dimana-mana. Dengan segala kuasa-Nya, sebagian dari Air diambil oleh-Nya dan diubahkan menjadi Cakrawala yang menempati Bumi bagian atas, sementara Air tetap memenuhi bagian bawah Bumi. Kepada Air, Bapa-ku juga memberikan batasan-batasan dimana Air akan tinggal. Ia mengumpulkan Air di suatu tempat bernama Laut dan membatasinya dengan Tanah.

Setelah sekian lama, Air bertumbuh dalam kebijakannya dan sadar akan keliarannya dan penyebab mengapa Bapa-ku membatasi gerak langkahnya. Air melihat bahwa Tanah begitu kering dan tandus, sementara saudaranya, sang Cakrawala begitu polos tak menarik.

Air bertanya kepada Bapa-ku apa yang bisa ia lakukan untuk menjadikan Bumi sebuah tempat yang lebih indah. Bapa-ku kemudian mengambil sebagian dari Cakrawala dan menggumpalnya menjadi Awan. Serta membiarkan sebagian dari Air merembes ke dalam Tanah dan menjadi Sungai. Tanah menjadi tampak lebih segar segera setelah Air mengaliri dirinya. Sejak saat itu hingga saat ini, Tanah yang dialiri Sungai menjadi sebuah tempat yang jauh lebih subur ketimbang yang tidak.

Dengan sentuhan artistik-Nya, Bapa-ku kemudian menciptakan Tumbuhan dan Hewan untuk mendiami Bumi. Ia menempatkan mereka di segala penjuru Cakrawala, di kedalaman Laut dan di seluruh permukaan Tanah.

Bumi sangat gembira melihat setiap ciptaan yang mulai meramaikan hidupnya. Begitu juga Terang, Gelap serta Air yang masing masing mulai berkreasi sendiri meng-evolusikan setiap ciptaan Bapa-ku.

Untuk mengawasi dan mengatur segala musim-musim yang ada di Bumi, Bapa-ku mengirimkan Matahari dan Bintang serta Bulan yang masing-masing memiliki perannya sendiri.

Matahari bertugas mengatur dan menempatkan Air di Bumi agar mereka tinggal merata di Cakrawala, Laut dan Tanah. Matahari menggunakan tenaga panasnya untuk mengubahkan Air menjadi Awan dan Hujan, serta menggunakan kedisiplinannya mengatur kapan dan di mana Terang dan Gelap boleh muncul. Bintang dan Bulan bertugas mengatur Gelap, agar ketika Waktu Malam tiba, setiap mahluk di Bumi bisa melihat satu sama lain.

Atas semuanya ini, Bapa-ku melihat bahwa itu adalah baik. Kepada Hewan dan Tumbuhan, Ia memerintahkan mereka untuk menyebar dan memenuhi seluruh pelosok Bumi, agar tidak ada sedikitpun bagian dari Bumi yang tidak terpakai dan tersia-siakan.

To be continue…

Next on Nova… “Manusia