dingin kumenatap segara anak
danau baru di puncak tua
hutan hijau terkuak birunya air
danau baru di puncak tua
hutan hijau terkuak birunya air
“aku lahir dari letupan ibuku” teriaknya
gelegar menyahut lahirnya
keruh, hijau dan membiru
segara anak lahir dari letupan
merusak di pinggul putri rinjani
merobek dan mengubah paras sang putri
aku terhentak, oleh desiran angin
tersadar sementara waktu
segara anak di pundak rinjani
sang putri berubah menjadi ibu
menggendong segara anak
cacatnya menjadi indah oleh segara anak
sang ibu nampak tenang
tetap cantik berselendang kabut
perubahan dari dalam
gunung baru, danau baru
yang baru berasal dari dalam
yang lama tak lagi nampak









