Jeff

Archive for June, 2008

Nova – Terang

In Nova on June 25, 2008 at 2:20 pm

Previously on Nova… “Bintang

Terang

Bapa-ku seorang pencipta yang hebat, Ia mendesign segala yang ada dan yang belum ada. Bintang Timur, saudaraku, menceritakan padaku bahwa pada awalnya Kosong mendiami tempat ini.

Kosong merasa kesepian, meskipun sebenarnya Gelap selalu menemaninya. Namun Gelap dengan segala kegelapannya tidak mampu mengisi kehidupan Kosong yang penuh dengan kesepian.

Bapa-ku melihat bahwa hal itu tidak baik. Maka Ia menciptakan Terang untuk menjadi sahabat Kosong. Sejak itu kehidupan Kosong mulai berubah. Ia jadi mampu melihat segala keindahan yang telah diciptakan oleh Bapa-ku.

Terang mengisi diri Kosong dengan penuh warna warni kehidupan. Ia memberikan arti pada Kosong. Bahkan ketika Kosong kembali berpaling pada Gelap dan mencoba mengisi dirinya dengan berbagai macam kesenangan yang ia bisa temukan, namun tidak satupun yang mampu menggantikan keberadaan Terang dan makna yang mampu diberikannya.

Hal ini membuat Gelap merasa cemburu dan benci terhadap Terang. Dengan segala kelamnya, ia selalu menyelimuti Kosong dan menjanjikannya dengan berbagai macam kenikmatan. Bahkan sampai hari ini.

To be continue…

Next on Nova…”Bumi

Nova – Bintang

In Nova on June 25, 2008 at 11:46 am

Bintang

Margaku Bintang dan namaku Nova. Aku tinggal di menara langit. Sebuah tempat tanpa sekat pemisah dan pintu jeruji. Di suatu kota bernama Surga. Bapa-ku sangat menyukai Bintang, Ia menghiasi seluruh langit Surga dengan jutaan Bintang. Bahasa kami disebut Cahaya, penuh makna dan tak pupus dimakan jarak.

Bapa-ku meletakan kami dalam gugusan, yang berjejer dalam segala bentuk dan formasi. Bapa-ku menyukai keteraturan, oleh karenanya setiap diri kami selalu berada di satu titik dimana Ia bisa menikmatinya. Dalam pancaran Cahaya kami ketika sedang berkomunikasi, Bapa-ku tersenyum bangga akan setiap dari kami.

Dibanding jutaan saudara-saudaraku, aku sangat terang. Bapa-ku bilang itu karena aku lahir baru beberapa milyar tahun yang lalu. Ia selalu berkata bahwa suatu masa aku akan menjadi seperti saudara tertuaku, Bintang Timur.

To be continue…

Next on Nova… “Terang